Kemendikbud Gelar Pameran Permainan Tradisional Interaktif

By | September 13, 2018

Kemendikbud Gelar Pameran Permainan Tradisional Interaktif

 

Kementerian Pendidikan & Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan (Ditjen Kebudayaan) bekerja sama dengan PT Angkasa Pura II menggelar Pameran Permainan Tradisional Interaktif. Pameran yg digelar di Terminal tiga Bandara Soekarno-Hatta Tangerang ini ini berlangsung menurut tanggal 27 Agustus sampai 15 September 2018.

Pameran dibuka oleh Direktur Jenderal Kebudayaan (Dirjen Kebudayaan) Hilmar Farid dan Direktur Pelayanan & Fasilitas Bandara PT Angkasa Pura II Ituk Herarindri, Senin (27/8/2018), di Terminal 3 bandara internasional tersebut. Setelah diresmikan, warga atau calon penumpang diajak bernostalgia melalui ragam permainan tradisional menurut banyak sekali wilayah pada Indonesia.

Kemendikbud Gelar Pameran Permainan Tradisional Interaktif

Kemendikbud Gelar Pameran Permainan Tradisional Interaktif

Beberapa permainan tradisional interaktif yg disediakan pada pameran tadi di antaranya permainan congklak, bola bekel, sepatu bola pantul, taplak gunung, lompat karet, gasing, & lain-lain. Pameran permainan tradisional ditampilkan lengkap menggunakan fakta terkait berasal-usul, makna, dan filosofi permainan yang sudah terdapat di Indonesia berdasarkan zaman dahulu.

Hilmar Farid mengapresiasi kolaborasi ini dan mengundang rakyat yang sedang menunggu penerbangan pada Terminal 3 mengunjungi pameran ini. “Kami berterima kasih kepada Angkasa Pura II telah memberikan ruang buat pelestarian budaya khususnya permainan tradisional dan berharap ke depan mampu dibentuk kegiatan kesenian lainnya. Ini mungkin langkah awal yang baik,” ujar Hilmar.

Menurut Dirjen Kebudayaan, saat ini permainan tradisional sudah mulai dilupakan, terutama di kalangan generasi belia. Lewat pameran permainan tradisional itu masyarakat diajak bernostalgia permainan zaman dahulu, & mendorong generasi belia mencoba memainkan permainan tradisional.

“Di sini kita punya ruang bermain yang sanggup dipakai pelanggan khususnya pengunjung yg bawa anak-anak sanggup bermain sekaligus para orang tua bisa bernostalgia,” ujarnya menambahkan. Dengan pameran ini, Kemendikbud dan PT Angkasa Pura II ingin membuat warga jatuh cinta kepada Indonesia menurut permainan tradisional.

Ituk Herarindri menambahkan, pameran tadi merupakan galat satu pendukung buat menyemarakkan Asian Games 2018. Selain itu, kegiatan ini merupakan penerapan nilai-nilai di perusahaannya yang terangkum pada PERFORM yaitu Pride of Indonesia.

“Kami mengadakan aneka macam event terkait Asian Games jua kebudayaan yang majemuk, salah satunya ini permainan tradisional sehingga anak-anak zaman sekarang mampu kreatif pula tidak hanya main game akan tetapi terdapat kegiatan mereka yang menyenangkan,” istilah Ituk menambahkan. Sumber : sekolahbahasainggris.com/